Artikel Lifestyle, sosial dan Hobi Pesona

Avep Disasmita: Selalu Jaga Work And Life Balance

“Kemanapun kamu pergi jangan lupa selalu bawa DUIT : Doa, Usaha, Iman dan Taqwa”.

Dilahirkan di daerah Ciwidey, Bandung Selatan , tanggal 8 Mei 1970 dari keluarga seorang Guru SMP di perkebunan PTP XII – Rancabali, Avep menghabiskan masa kecilnya di daerah pegunungan PATUHA, yang sejuk dan indah. Jenjang pendidikan hingga SMA diselesaikan di Kota Bekasi mengikuti kepindahan orangtua beliau ke sana.

Pengalamannya dalam membantu ekonomi keluarga, dimana salah satunya pernah berjualan minyak tanah keliling sangat memberikan nilai-nilai inspiratif tersendiri untuk kehidupannya kedepan nanti, dimana dengan niat dan usaha keras segala sesuatu bisa dicapai.

Tahun 1989, Avep Disasmita menjadi  siswa pertama dari SMA 2 Bekasi yang berhasil masuk ke Jurusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung. Hal ini membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik dan membawa harum nama sekolah serta memberikan kebanggaan tersendiri. Alhamdulillah tahun 1993, beliau menyabet penghargaan sebagai “Mahasiswa Terbaik ITB dari Jurusan Teknik Perminyakan.”

Selama manjadi mahasiswa ITB, beberapa pengalaman organisasi kemahasiswaan diikutinya dengan aktif, diantaranya :

  • Bendahara Umum HMTM PATRA – ITB.
  • Pengurus SPE Student Chapter ITB.
  • Ketua Unit Tenis ITB
  • Vice President Penentuan Peringkat Petenis Mahasiswa wilayah Asia Tenggara.

Kapan mulai bertugas di Balikpapan?

Mulai bekerja di Total E&P Indonesie , Balikpapan di awal Januari 1995. Dan telah bekerja selama hampir 23 tahun. Ia memulai karir pertama bekerja di bagian Well Study Engineering kemudian berpindah ke bagian Process Engineering Study, Project Start up & Production Superintendent, Head of Production Support Department, kemudian bekerja di lapangan sebagai Tambora- Tunu Field Site Manager.

Selain berpindah bagian, ia juga berpindah lokasi kerja, mulai dari Scotland (UK) sebagai Offshore Installation Manager di North Alwyn Platform – North Sea, kemudian pindah ke Paris (France) sebagai Senior Business & Development Engineer di Total, SA untuk wilayah Western Europe Continental dan Europe Central Asia. 

Sejak bulan Agustus 2011, dipercayakan untuk menjabat sebagai District Manager Total E&P Indonésie West Papua “ dan juga sebagai District Manager Total E&P Indonesia Mentawai dan Telen, B.V. Mulai Januari 2015, beliau ditugaskan kembali ke Balikpapan, sebagai Kepala Divisi Produksi Mahakam Asset, dan terakhir di tahun 2017 dipercayakan untuk menjabat sebagai Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan, sebelum bergabung dengan PT Pertamina Hulu Mahakam di bulan Januari 2018  hingga sekarang dengan posisi dan jabatan yang sama.

Kesibukan kerja tidak menyurutkan langkah dari ayah dari dua orang puteri ini untuk aktif dalam berbagai kegiatan eksternal di luar pekerjaannya seperti:

  • Koordinator bidang teknik dan keilmuan – IATMI wilayah Kalimantan Timur
  • Ketua penyelengara Economic Talk bersama DR Marie Pangestu – IATMI wilayah Kalimantan Timur
  • Koordinator acara Pelatihan Management Project – IA ITB KALTIM
  • Ketua Organisasi Sosial Budaya (ORSOSBUD) – Total E&P Indonesie.
  • Ketua Penanggulangan Bencana Yogya (Yogya Task Force Relief) – Total E&P Indonesie.

Kunci aktifnya Beliau selain di pekerjaan adalah selalu menjaga work and life balance dimana  musik dan Olahraga menjadi hobinya sejak mahasiswa yang masih dilanjutkan hingga kini, karena keduanya merupakan “Life Balance” selain rutinitas pekerjaannya. Sementara motivasi terbesarnya yang selalu diingat dari nasihat almarhum Ayah Avep adalah “Kemanapun kamu pergi jangan lupa selalu bawa DUIT : Doa, Usaha, Iman dan Taqwa”.

Menikah tahun 1996, dengan Nones Martuarina yang juga merupakan teman sekelasnya waktu di SMA 2 Bekasi dulu. Sekarang ini telah dikarunai dua orang putri : Adhityas Vena SASMITA  dan Anggininda SALSABILA DWI SASMITA.

Avep bersama keluarga

Sebagai Ketua IA ITB Kaltim (2016-2020) Avep Disasmita memiliki 4 visi dalam masa kepengurusannya yakni: Aspresiatif, Visioner, Energik serta Profesional sehingga IA ITB Kaltim dapat berperan baik bagi alumni ITB di Kaltim maupun bagi masyarakat Kaltim pada umumnya.

Sementara itu tercatat sebanyak 568 orang alumni ITB (data per Maret 2017)  yang berdomisili di Kalimantan Timur dari berbagai multi displin sehingga diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan dan sinergi bagi negeri khususnya saat berada di Kalimantan Timur.